Perkuat Integritas, Bangun Sinergitas, Tuntaskan Kinerja

on .

on . Dilihat: 23

1

ms-kutacane.go.id – Mahkamah Syar’iyah Kutacane melaksanakan Apel Pagi Rutin pada Senin, 14 September 2026. Apel tersebut dipimpin oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Kutacane, Bapak T. Swandi, S.H.I., M.H., selaku Pembina Apel dan diikuti oleh seluruh pejabat serta aparatur Mahkamah Syar’iyah Kutacane.

Apel pagi menjadi salah satu sarana pembinaan dan penguatan bagi seluruh aparatur sebelum memulai aktivitas kedinasan. Selain untuk meningkatkan kedisiplinan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi pimpinan untuk menyampaikan arahan terkait pelaksanaan tugas, pencapaian target, serta hal-hal yang perlu menjadi perhatian bersama dalam menjalankan pekerjaan.

Dalam arahannya, Ketua Mahkamah Syar’iyah Kutacane menekankan pentingnya memperkuat integritas dan sinergitas dalam melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab. Integritas merupakan landasan utama yang harus dimiliki oleh setiap aparatur dalam menjalankan amanah, sementara sinergitas diperlukan agar seluruh unsur dapat bekerja secara bersama-sama dan saling mendukung dalam mencapai tujuan organisasi.

Setiap aparatur diharapkan mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pekerjaan yang dilaksanakan dengan integritas akan memberikan dampak positif terhadap kualitas kinerja sekaligus menjaga kepercayaan terhadap lembaga peradilan.

Selain integritas, sinergitas antaraparat juga menjadi hal yang tidak kalah penting. Pelaksanaan tugas di lingkungan Mahkamah Syar’iyah Kutacane melibatkan berbagai bidang dengan tugas dan fungsi masing-masing. Meskipun memiliki tanggung jawab yang berbeda, seluruh unsur pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu mendukung kelancaran pelaksanaan tugas peradilan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi perlu terus diperkuat. Setiap aparatur diharapkan tidak hanya fokus pada penyelesaian tugas masing-masing, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pekerjaan bersama. Ketika terdapat kendala maupun pekerjaan yang membutuhkan dukungan, koordinasi dan kerja sama perlu dilakukan agar dapat diselesaikan secara efektif.

1

Dalam kesempatan tersebut, Ketua MS Kutacane juga mengingatkan bahwa September merupakan bagian dari triwulan terakhir dalam periode kinerja satuan kerja. Hal tersebut menjadi perhatian penting bagi seluruh aparatur untuk kembali melihat pekerjaan dan target yang masih harus diselesaikan sebelum berakhirnya periode kinerja.

Memasuki penghujung triwulan, diperlukan fokus dan komitmen yang lebih kuat dari seluruh aparatur. Setiap bidang perlu memastikan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya telah dilaksanakan dengan baik serta melakukan evaluasi terhadap target yang masih belum tercapai. Pekerjaan yang masih dalam proses perlu segera ditindaklanjuti agar dapat diselesaikan sesuai dengan waktu dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Akhir triwulan bukan hanya menjadi batas waktu pencapaian target, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja yang telah dilaksanakan. Apa yang telah berjalan dengan baik perlu dipertahankan dan ditingkatkan, sementara berbagai kendala dan kekurangan perlu segera dibenahi agar tidak menjadi hambatan dalam pencapaian target organisasi.

Dalam pelaksanaan tugas, seluruh aparatur juga diharapkan dapat menjaga semangat kebersamaan. Tidak ada pekerjaan yang dapat berjalan secara optimal tanpa dukungan dan koordinasi dari unsur lainnya. Dengan membangun komunikasi yang baik, saling membantu, serta memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, pekerjaan dapat diselesaikan secara lebih efektif dan terarah.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Kutacane mengajak seluruh aparatur untuk menjadikan periode akhir triwulan ini sebagai momentum meningkatkan semangat kerja. Setiap waktu yang tersedia perlu dimanfaatkan secara optimal untuk menyelesaikan pekerjaan dan memenuhi target yang telah ditetapkan.

Kinerja yang baik juga harus diiringi dengan sikap profesional dan bertanggung jawab. Pencapaian target tidak semata-mata diukur dari jumlah pekerjaan yang diselesaikan, tetapi juga dari kualitas, ketepatan, serta kepatuhan terhadap prosedur dalam pelaksanaannya. Dengan demikian, hasil pekerjaan dapat memberikan manfaat dan mendukung peningkatan kualitas organisasi secara keseluruhan.

Mahkamah Syar’iyah Kutacane terus berkomitmen untuk membangun budaya kerja yang mengedepankan integritas, profesionalisme, disiplin, koordinasi, dan sinergitas. Komitmen tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh aparatur agar setiap program dan pekerjaan dapat terlaksana secara optimal.

Melalui apel pagi ini, seluruh aparatur diharapkan semakin memahami pentingnya bekerja dengan penuh amanah sekaligus menjaga semangat kebersamaan dalam menyelesaikan berbagai tanggung jawab. Setiap tugas yang diselesaikan dengan baik merupakan bagian dari kontribusi terhadap kemajuan Mahkamah Syar’iyah Kutacane.

Memasuki periode akhir triwulan, mari bersama-sama meningkatkan fokus, memperkuat koordinasi, dan menuntaskan setiap pekerjaan yang masih menjadi tanggung jawab. Dengan semangat yang sama, seluruh aparatur diharapkan mampu memberikan kinerja terbaik serta terus melakukan perbaikan demi mewujudkan pelayanan peradilan yang semakin baik.

Integritas dalam bekerja, sinergitas dalam bergerak, dan kinerja terbaik untuk Mahkamah Syar’iyah Kutacane.

(Tim Media Mahkamah Syar'iyah KutaCane)