Briefing Pagi MS Kutacane: Teliti dalam Administrasi, Kuat dalam Integritas

on .

on . Dilihat: 20

1

ms-kutacane.go.id – Kutacane – Mahkamah Syar’iyah Kutacane melaksanakan briefing pagi sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan memastikan pelaksanaan tugas berjalan secara tertib, teliti, dan sesuai dengan ketentuan. Briefing tersebut dipimpin oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Kutacane, Bapak T. Swandi, S.H.I., M.H., serta turut diperkuat dengan arahan dari Hakim Bapak Khairul Badri, Lc., M.A., dan Panitera Bapak Suherdi, S.Ag.

Briefing pagi menjadi salah satu sarana penting bagi pimpinan dan aparatur untuk menyampaikan arahan serta mengingatkan kembali berbagai hal yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Melalui komunikasi yang dilakukan secara langsung, setiap aparatur diharapkan dapat memahami tanggung jawab masing-masing sekaligus menjaga koordinasi dalam mendukung kelancaran tugas dan pelayanan peradilan.

Dalam briefing tersebut, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pentingnya ketelitian Jurusita Pengganti (JSP) dalam melaksanakan panggilan persidangan. Setiap proses pemanggilan harus dilakukan secara cermat agar pelaksanaannya tepat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ketelitian dalam tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran proses persidangan dan memastikan para pihak memperoleh pemberitahuan sesuai dengan prosedur.

Pelaksanaan tugas JSP membutuhkan kecermatan karena setiap tahapan memiliki kaitan dengan proses perkara yang sedang berjalan. Kesalahan dalam administrasi maupun pelaksanaan panggilan dapat berdampak terhadap tahapan berikutnya. Oleh karena itu, arahan mengenai ketelitian menjadi pengingat agar setiap tugas dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian, tanggung jawab, dan berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

Selain itu, briefing pagi juga menyoroti pentingnya ketelitian Panitera dalam proses penandatanganan dokumen putusan secara elektronik melalui e-Court. Pemanfaatan sistem elektronik dalam proses administrasi peradilan membutuhkan perhatian yang baik terhadap setiap tahapan agar dokumen yang diproses dapat dikelola secara tepat dan sesuai dengan prosedur.

1

Administrasi peradilan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas lembaga peradilan. Setiap dokumen, proses, dan tahapan administrasi memiliki peran dalam mendukung tertibnya penyelenggaraan perkara. Karena itu, ketelitian tidak hanya menjadi tuntutan bagi satu bagian tertentu, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh aparatur sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan juga memberikan penguatan mengenai pentingnya integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam melaksanakan pekerjaan. Nilai-nilai tersebut perlu diterapkan secara konsisten dalam setiap aktivitas kedinasan, baik dalam menjalankan tugas administrasi maupun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Integritas menjadi landasan penting dalam pelaksanaan tugas aparatur peradilan. Setiap pekerjaan harus dilakukan dengan jujur, bertanggung jawab, dan sesuai dengan aturan. Sementara itu, kedisiplinan dan profesionalisme diperlukan agar setiap tugas dapat diselesaikan dengan baik serta memberikan dukungan terhadap terciptanya pelayanan peradilan yang tertib dan berkualitas.

Briefing pagi tersebut juga menjadi pengingat bahwa pekerjaan dalam pelayanan peradilan membutuhkan ketelitian pada setiap tahapannya. Satu langkah yang dilakukan dengan cermat dapat memberikan kepastian dalam proses perkara dan turut mendukung terpenuhinya hak-hak para pihak. Karena itu, perhatian terhadap hal-hal yang bersifat administratif sekalipun tetap memiliki arti penting dalam keseluruhan proses pelayanan peradilan.

Melalui briefing pagi ini, Mahkamah Syar’iyah Kutacane terus berupaya membangun budaya kerja yang mengedepankan ketelitian, integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan profesionalisme. Seluruh aparatur diharapkan dapat menjadikan arahan yang disampaikan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas sehari-hari serta terus meningkatkan kualitas pekerjaan sesuai dengan bidang masing-masing.

Dengan koordinasi yang baik dan pelaksanaan tugas yang teliti, Mahkamah Syar’iyah Kutacane berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan peradilan yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Semangat untuk bekerja dengan teliti, profesional, dan berintegritas diharapkan senantiasa menjadi bagian dari budaya kerja seluruh aparatur dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.

(Tim Media Mahkamah Syar'iyah KutaCane)